​Antisipasi Dampak Global, Panewu Rongkop Koordinasi Terkait Kebijakan WFH di Kalurahan Bohol

  • Apr 14, 2026
  • KIM NGASEMKIDUL

BOHOL, RONGKOP – Dalam rangka menindaklanjuti arahan strategis tingkat kabupaten, Panewu Rongkop melaksanakan kunjungan kerja sekaligus koordinasi dengan jajaran Pemerintah Kalurahan Bohol pada Selasa (14/04). Pertemuan yang berlangsung di Balai Kalurahan Bohol ini fokus pada penyikapan Surat Bupati terkait penerapan kebijakan Work From Home (WFH).

​Langkah ini diambil sebagai upaya proaktif pemerintah dalam mengantisipasi dinamika ekonomi global yang berdampak pada fluktuasi harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kebijakan WFH dinilai menjadi solusi efektif untuk menekan konsumsi BBM serta meningkatkan efisiensi operasional di lingkungan pemerintahan desa hingga kecamatan.

​Optimalisasi Digitalisasi Desa

​Selain membahas mekanisme WFH, Panewu Rongkop memberikan penekanan khusus pada pentingnya keterbukaan informasi publik. Beliau mendorong agar Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Website Desa dikelola secara lebih aktif dan progresif.

​"KIM dan website kalurahan harus menjadi ujung tombak informasi. Kita ingin setiap kegiatan dan kebijakan di Kalurahan Bohol dapat terpublikasi secara luas, cepat, dan akurat agar masyarakat mendapatkan informasi yang edukatif dan informatif," ujar Panewu dalam arahannya.

​Poin Utama Koordinasi:

​Penerapan WFH: Penyesuaian jadwal kerja perangkat desa guna efisiensi energi dan biaya transportasi sebagai respon terhadap situasi ekonomi global.

​Pengaktifan KIM: Memaksimalkan peran kelompok masyarakat dalam menyebarluaskan berita positif dan potensi desa.

​Revitalisasi Website: Memastikan kanal digital desa selalu update dengan laporan kegiatan pembangunan maupun pelayanan publik.

​Melalui koordinasi ini, diharapkan Pemerintah Kalurahan Bohol tetap dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat meskipun terdapat penyesuaian pola kerja, sekaligus memperkuat kehadiran digital kalurahan di tengah masyarakat luas.